Search This Blog

Smile Buri House-Bangkok

Riviu kali ini adalah penginapan kami selama 3 (tiga) hari di Bangkok yaitu di "Smile Buri House"
yappp hostel ini merupakan salah satu dari banyak sekali hostel yang terdapat di kota Bangkok. Lokasinya jauh dari Bandara, tetapi sangat strategis dengan tempat-tempat wisata di Kota Bangkok seperti Grand Palace, Wat-Wat, Sungai Chao Phraya dan tentu saja pusat hiruk pikuk backpacker Khaosan Road.
Dari Bandara Don Mueang (bandara khusus pesawat" low budget) kita menggunakan taxi menuju Hostel. Saya lupa berapa biaya yang dihabiskan yang jelas taxi yang kita gunakan menggunakan ARGO :P

Tarif menginap di hostel ini +/- 300 K per malam untuk double room. Maksudnya double room hanya ada 2 bed dan private bath room, tidak seperti sewaktu di Krabi.
Smile Buri House
Mesin Cuci Bayaran

Bath Room
Bath Room



Ruang Umum

TV on room

Beds
 

Thailand Part I

Haii..
Sudah lama saya tidak berceloteh di sini, biasa alasan klasik masa kini " Sibuk Kerja " lol
Kali ini saya akan mencoba menceritakan kembali perjalanan saya ke Thailand, yang dimulai dari Krabi, salahsatu provinsi di Thailan Selatan.

Oktober 2013
Hari I [Jakarta-Kuala Lumpur]
Dikarenakan untuk mencapai krabi, perjalan ini dimulai dari Kuala Lumpur, Malaysia. Kita sempat menginap selama 1(satu) malam di KL. Ya hitung-hitung sightseeing sebentar. Tapi mohon maap, saya gak usah ceritain ya :))

Hari II [Kuala Lumpur-Krabi]
Pukul 13.00 waktu setempat kita berangkat dari KL menuju Krabi menggunakan pesawat Air Asia (tetep low budget ya). Harga tiket saat itu sekitar 300K dengan waktu tempuh selama 1 jam 20 menit. Tidak banyak yang bisa dilakukan selama diperjalanan dikarenakan penumpang disebelah saya adalah encik" tua :)) padahal sebelumnya udah ngarep banget dapat bule cowok manis manja group hahahaha.

Ting tong... finally sampailah kita di Bandara Krabi (KBV) dan langsung menuju imigrasi Thailand. Di depan meja imigrasi tentunya anda akan ditanya"i dengan beberapa pertanyaan yang sama setiap memasuki negara orang. Begini skenarionya:

Bapak Imigrasi: What are you doin here?
Me yang lugu: Holidayyyyy
Bapak Imigrasi : How long?
Me yang lugu: Just for three days
Bapak Imigrasi: Where do you stay?
Me yang lugu: Aonang

bla bla bla.... 
Nah untuk kamu yang dulu waktu sekolah dapat nilai Bahasa Inggris 5 jangan kuatir boss pertanyaanya biasanya seputaran ini kok ^^

Setelah selesai antri di Imigrasi, kita pada kebingungan mau naik apa ke hostel yang sebelumnya telah kita booking by booking.com. Kalau di KLIA kan enak tuh ada sejenis DAMRI, di Singapore ada MRT nah disini angkutan umumnya apa???? Perlu anda ketahui, selepas melewati Imigrasi anda akan diserbu oleh Bapak/Ibu yang menawarkan alat transportasi layaknya yang gua rasakan kalau sampai di Bandara Kuala Namo-Sumatera Utara lol. Akhirnya saudara" setelah berunding cukup lama kita sepakat bertanya ke salah satu stand Taxi, dan guest what biaya taxi dari Bandara-Aonang 1000 bath yang artinya sekitar 400K. No Argo saudara-saudara hahaha saya jadi ingat pulang ke Pekanbaru, taxinya main patok lol.
Sepanjang perjalanan, akhirnya saya tahu kenapa biaya taxinya mahal, salahsatunya adalah jarak yang lumayan jauh antara bandara dan hostel tempat kami menginap, dan alasan klise lainnya kami adalah wisatawan :)) horeeee

Finally sampai di Aonang Backpacker Hostel. Sebelumnya, teman saya sudah booking bed (female dorm) untuk 4 orang. Tahu gak berapa harga menginap disini?? 50K/malamnya hahaha murah sekali bukan.... #tawaksetan. 
Sewaktu proses check-in, petugas hostel akan meminta pasport untuk mengisi data pengunjung kemudian kita diberikan handuk dan seprei bersih untuk dipasang secara mandiri di ranjang masing-masing (rata" hostel/backpacker hostel menerapkan sistem yang sama). 
Kamar kita letaknya dilantai 2, disini gak ada fasilitas lift adanya tangga untung cuma lantai 2 ya waktu di KL kamar kita di lantai 4 bisa dibayangkan gmana cuapekkkknya mau kekamar saja. kita sekamar dengan anak-anak remaja dari Indonesia juga (lupa saya namanya). Oya, kamar mandinya disini share, tetapi dibedakan antara female dan male. Dikamar mandinya sudah disediakan shampoo dan sabun.
Setelah bersih-bersih dan istirahat sebentar, malamnya kita pergi keluar dengan tujuan untuk mencari tahu paket wisata ke phi-phi island dan makan malam. Tanya-tanya ke petugas hotelnya, gak jauh dari hostel di sepanjang jalan menuju pantai Aonang banyk terdapat restoran dan tour travel. Bener sich petugasnya, dikiri kanan sepanjang jalan terdapat bar/restoran mulai dari western food, malaysian food (banyak orang melayu juga disini) sampai chinese food tetapi yang jadi masalah adalah "dekat" yang dimaksudkannya ternyata dekatnya orang sunda :P untuk jalan kaki dari hostel ke pantai kurleb 30 menitan. HUFFFFF Waktu itu sebagai kere backpacker kita mutusin makan malaysian food yang ramah di lidah dan kantong :)).
Kelar makan saat nya berburu paket wisata phiphi island yang memang menjadi alasan mengapa kita memilih krabi di awal destinasi Thailand ini. Ada banyak tour travel disini, tapi dilihat-lihat harga yang ditawarkan sama kita putusin ambil paket wisata di Aonang Speedbot Tour dengan harga 400Bath/orang. 

Hari Ke III
- 08.30 : Kita di jemput dari Hostel
- 09.00 : Gathering di Aonang Beach untuk berangkat ke Phi Phi Island
* Lohsamah Bay : Enjoy the colorful fish and coral
* Pileh Bay : Sightseeing
* Monkey Bay : Snorkelling
* Maya Bay : Sightseeing and photography [disini lokasinya "the beach" yang dibintangi si ganteng Leonardo Di Caprio looooohh" tempatnya keren abis. Sayang ga bisa lama-lama disini -.-" kan pengen juga bikian sama abang bule.
* Viking Cave : Sightseeing and photography.
*  Hin Klang : Snorkeling
* Bamboo Island : Explore the beach and beach. Disini banyak bule berjemur dan mandi dipantai. Dan kembali disayangkan kita cuma photo" tidak bikian :))
* Phi Phi Island : Lunch (free). Satu-satunya pulau yang berpenghuni dari tadi. Disini kita istirahat untuk makan siang. Sistemnya prasmanan, bebas ambil nasi seberapa, lauk seberapa, buah seberapa and FYI "ayam goreng"nya enak banget.. sumpah!!
- 16.00 : Return. Balik ke hostel pun kita juga dianterin loh.
  
Hari ke IV
Hari ini terakhir kita di Krabi, pagi-pagi dengan taxi yang sama (kemarin nyimpan nomor telp si Bapaknya) kita berangkat ke KRB Airport menuju Bangkok. Masih menggunakan maskapai yang sama yaitu Air Asia dengan harga 300K. BKK, Here we comeeeee


Thank you Pak untuk Piss nya :P
Kapal Cepat Kami

Bamboo Island

Mobil yang menjemput kita di hotel
Teman" dari Malaysia
Aonang Beach - Tempat Gathering

Bamboo Island
Ngantri Lunch di Phi Phi Don Island
Arean Makan Phi Phi Don Island
Pertokoan Phi Phi Don Island
Maya Bay - rameee
Susahnya berfoto dengan tenang :))
Masih mencoba eksis - Maya Bay
Menuju Viking Cave

Pirate Cave


Blue
Ruang Umum Ao Nang
Ruang Umum Ao Nang Hostel


Pulang

Hostel tempat menginap
Jalan menuju Bandara.. cool

continue

Tahu Bodo dan Cendol dari Warung Talaga

Yang sering ke ciwalk-Bandung pasti tahu Warung Talaga. Disini saya suka beli Tahu Bodo yang super pedas dan Es Cendolnya. Warung Talaga ini  selain di Ciwalk juga terdapat di PVJ Mall. Baca dari websitenya  warung ini sudah terkenal di Bandung sejak tahun 1938. Ini saya share foto cendol dan tahunya :D

Cendol

Tahu Bodo

Cendol dna Tahu Bodo

REKSADANA

Hei yo sebenarnya sudah lama kepengen nge-post soal reksadana ini. Mungkin saya salah satu orang yang telat mengerti tentang reksadana. Dulunya saya anggap gak penting-penting bangetlah investasi disini, karena saya lebih menganggap investasi di bidang properti dan logam mulia lebih nguntungi. Ada benarnya juga sih,  but setelah baca-baca di salah satu forum langganan saya makin mantap berinvestasi reksadana. Ingatloh sedini mungkin kita harus melek dengan yang namanya Investasi, terserah mau dibeliin logam mulia, emas, deposito reksadana maupun saham. Semua punya con dan pro nya But remember "Dont Put All Your Eggs In One Basket" itu katanya financial planner loh hehehe.... Disini saya akan membagi sedikit pengetahuan mengenai Reksadana.

1. Apa itu Reksadana?
Reksadana merupakan wadah pengumpulan dana dari masyarakat (investor) yang ingin berinvestasi dalam instrumen-investasi seperti saham, obligasi, pasar uang ataupun efek/sekuriti lainnya. Dana yang terkumpul ini akan dikelola oleh Manajer Investasi (MI).

2. MI itu apa sih?
Awalnya saya juga bingung MI ini apaan hehe. Singkatnya MI adalah Perusahan Investasi yang mengelola dana yang kita investasikan tadi dalam bentuk reksadana kedalam portofolio efek. Mereka terdiri dari sekumpulan orang-orang yang kompeten dibidangnya salahsatunya dalam melakukan riset, menganalisa harga efek, maupun mengakses informasi ke pasar modal secara langsung.

3. Jenis-jenis reksadana
Kalau menurut saya ya peng-klasifikasian reksadana ini dibaginya berdasarkan risiko, potensi hasil investasi, dan jangka waktu investasi #sotoy. 
- Reksadana Pasar Uang: Reksadana yang menempatkan dananya pada pasar uang seperti Deposito, SBI dan Obligasi yang waktu jatuh temponya kurang dari 1 Tahun.
- Reksadana Pendapatan Tetap: Reksadana yang menempatkan dananya pada Obligasi
- Reksadana Campuran: Reksadana yang menempatkan dananya instrumen pasar uang atau obligasi, atau saham dengan komposisi yang fleksibel.
- Reksadana Saham. Reksadana yang menempatkan dananya pada Saham.

Dari ke-empat jenis diatas yang paling high risk adalah Reksadana Saham tetapi potensi hasil investasinya paling tinggi note: timing yang tepat sangat mempengaruhi dalam hal ini
Pemilihan jenis reksadana yang ingin kita beli sangatlah penting. Untuk tipe orang yang ready deg-degan melihat peforma reksadananya silakan pilih Reksadana Saham, tetapi jika tidak siap kejut-kejut jantung tiap malam sepertinya Reksadana Pasar Uang/Pendapatan Tetap cocok untuk anda :D

4. Reksadana SAHAM
Saya pribadi termasuk tipe yang agresif maksudnya ready dengan resiko penurunan saham dan mengingat investasi ini akan saya lakukan dalam waktu yang lumayan lama jadilah saya memilih membeli Reksadana Saham. 1 (satu) reksadana saham yang kita beli bisa terdiri dari beberapa macam efek. Contohnya saya belinya reksadana saham, Manulife Saham Andalan yang terdiri dari saham Telkom, Unilever, Astra, Bank Mandiri, dan Bank BCA. 
Sebagai pertimbangan, untuk kamu yang tertarik membeli reksadana saham saya sarankan terlebih dahulu intip-intip fund fact sheetnya. Disini kita dapat melihat peforma dari reksadana yang akan kita beli dalam kurun waktu beberapa waktu. Silakan check disini
Dan untuk monitoring harga reksadana yang kita beli, kamu bisa install aplikasi bloomberg di smartphone yang kamu punya. Gampang kan! hehehe

5. Dimana beli Reksadananya???
- Beli langsung di MI. 
Kamu bisa check daftar MI yang terdaftar di Bappepam untuk melakukan pembelian reksadana. Tetapi IMHO, melakukan pembelian reksadana di MI kok rada ribet, why??? 
Contoh: Saya berencana membeli Reksadana Manulife Saham Andalan dari MI Manulife Aset Manajemen Indonesia sebesar Rp 1.000.000,-. Uang satu juta rupiah yang akan saya belikan reksadana tadi tidak serta merta saya bawa langsung ke kantor MI untuk melakukan pembayaran karena MI ini tidak menyimpan uang, mereka hanya sebagai pengelola. Uangnya sendiri  akan disimpannya di Bank Kustodian (Bank yang ditunjuk oleh MI untuk mengamankan aset keuangan investor). Dalam hal ini, Manulife Aset Manajemen Indonesia menunjuk Bank The Hongkong And Shanghai Banking Corporation sebagai Bank Kustodiannya. Setelah pembeli melakukan pembayaran di Bank Kustodian, maka pembeli dapat mengirimkan bukti setor kepada MI baru deh diproses. Bank Kustodian juga yang melakukan fungsi administasi/pencatatan setiap ada pembelian/penjualan.

- Beli dari Agen Penjual Reksadana (APERD)
Ini dia daftar Agen yang terdaftar di Bappepam untuk melakukan pembelian reksadana.
Sebagai contoh dari case diatas, untuk beli  Reksadana Manulife Saham Andalan bisa dilakukan di Commonwealth Bank.Cukup dengan melakukan pembelian pertama kali, setiap bulannya bank akan mengautodebet sejumlah yang telah kita sepakati pada saat awal membeli reksadananya. Untuk melakukan Top-UP atau Redeem dapat dilakukan secara online melalui Internet Banking. Gampangan mana coba? :D Fyi, saya membeli reksadana dari Commonwealth Bank. Alasannya sih supaya gampang aja, bisa monitor kapan aja karena online. Untuk membeli reksadana dari CB kamu cukup mendaftar sebagai nasabah dengan membawa NPWP dan melakukan pembelian perdana reksadana. :D

Gimana tertarik membeli reksadana????? Ayok melek investasi dari dini hihihii

Aceh!!! Benar-benar Istimewa

Yap yap next trip lagi, tapi perjalanan kali ini saya pergi dalam rangka dinas dan horeeeee tujuan saya kali ini adalah salah satu tempat yang masuk dalam list tempat yang ingin saya datangin. 
Tanggal 30 Juli 2013 saya dan beberapa teman ditugaskan atasan melaksanakan perjalanan dinas ke Provinsi Aceh. Jadwal keberangkatan kami adalah Tanggal 31 Juli 2013 pukul 06.30 WIB penerbangan by GA. Seperti biasa, tinggal di ibukota mewajibkan kita untuk berangkat lebih cepat dari yang seharusnya jika membandingkan waktu tempuh dengan jarak tempuh nya. Pukul 04.00 WIB dini hari saya sudah harus berangkat dari rumah disaat orang-orang masih sibuk sahur. 
Pada penerbangan ini, pesawat yang kami tumpangi akan singgah di Bandara Internasional Kuala Namu. Ini adalah kali pertama saya kemari sejak dibuka tanggal 25 Juli 2013 lalu. Kesan pertama???? yeah... bandara ini sangat LUAS dibandingkan dengan yang lama dan lumayan bersih karena infrastukturnya baru, tetapi yang menjadi masalah adalah jaraknya yang jauh dari Kota Medan. Tetapi untungnya Pemerintah menyediakan transportasi menuju Kota Medan yaitu kereta api dengan waktu tempuh 45 menit, yaaa lumayan lama. 
Sekitar 48 menit dari Bandara Internasional Kuala Namu menuju Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, kami sampai di Provinsi Aceh. Provinsi Aceh ini seingat saya sudah beberapa kali ganti nama deh :)) gak tahu alasannya tapi saya pikir banyak kepentingan politis yang melatarbelakanginya hehehe. 
Mendarat di Bandara Internasional Iskandar Muda entah mengapa saya membuat saya mulai emosional. Kenapa? Pertama mengingat Tradegi Tsunami Aceh (2004) yang kejadiannya sudah berlalu tetapi menginjakan kaki disini membuat saya seakan-akan membayangkan saat-saat itu. Saya bisa merasakan perasaan mereka ketika tsunami yang tiba-tiba datang dan dengan tiba-tiba kita  kehilangan anggota-anggota keluarga yang kita cinta dan sayangi. Perasaan takut, sedih dan kehilangan mereka entah mengapa secara tidak mengerti saya rasakan selama saya berada di Aceh. Bangunan-bangunan itu seakan-akan bercerita, entahlah. Dan yang kedua adalah Gerakan Aceh Merdeka(1976-2005) yang kita tahu perang ini banyak memakan korban jiwa baik dari masyarakat aceh, pasukan GAM maupun dari pihak Polisi/TNI, dan kali ini benar-benar beruntunglah saya bisa mendengarnya sedikit cerita langsung dari para saksi sejarah bukan dari TV/Radio/Majalah. Pisss...

Hari pertama dan kedua..........
Kami masih sibuk dengan pekerjaan sehingga belum sempat berkeliling di Kota Banda Aceh. Tetapi sejauh yang saya lihat infrastruktur (kantor-kantor pemerintahan, fasilitas umum, saluran air-listrik) khususnya di Kota Banda Aceh sudah kembali membaik. Pemulihan Aceh Tahun 2004 kemarin salah satunya banyak di bantu oleh dunia internasional.
Oh ya, salah satu keunikan Aceh ialah Aceh merupakan salah satu daerah istimewa sama seperti DIY Yogyakarta. UU 44/1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Provinsi Daerah Istimewa Aceh merupakan undang-undang pertama yang khusus mengatur Aceh. Salah satu keistimewaannya adalah di bidang penyelenggaraan kehidupan beragama dalam bentuk pelaksanaan syari’at Islam bagi pemeluknya di Aceh. Jadi di Aceh selain Satpol PP juga ada yang namanya WH (Wilayatul Hisbah). WH ini semacam Satpol PP tetapi merupakan Polisi Syari'at Islam di Aceh yang dibawah naungan Dinas Syariat Islam.

Hari ketiga..........
Sebelum pulang ke Jakarta saya dan teman-teman menyempatkan diri melihat Kapal PLTD Apung. Kapal PLTD Apung ini merupakan salah satu peninggalan sejarah tsunami. Info yang saya dengar dari  pendamping saya saat berada di Aceh, pada saat tsunami Kapal ini terseret dari laut sejauh 7 km ke daratan. Bisa anda bayangkan kapal sebesar dan seberat itu?? Hari itu kebetulan hari Jumat, waktu berkunjung terbatas karena ada Sholat Jumat jadi karena tutup kita hanya bisa melihat dari luar pagar saja. Selain itu saya juga lihat kapal yang mendarat di atas rumah yang juga dipugar Pemerintah Aceh untuk menjadi salah satu peninggalan Tradegi Tsunami.

KAPAL PLTD APUNG
KAPAL DIATAS RUMAH
Pesan moral yang saya dapatkan sewaktu ke Aceh adalah, kita manusia tidak pantas bersombong diri, Tuhan benar-benar berkuasa diluar dari logika kita. Semoga semua kejadian ini membuat kita semakin dengan Nya.

Hanya 3 (tiga) hari tetapi banyak pelajaran yang saya dapatkan sewaktu disana. Bye Aceh.....

Google+ Followers

 

My Ordinary Blog Template by Ipietoon Cute Blog Design